Sabtu, 23 April 2016

Ide e-business "Food and Drink"

PENGANTAR APLIKASI KOMPUTER
MEMBUAT IDE E-BUSINESS “Food and Drink”



KELOMPOK 4

1.      ANDRIAS ANDI
2.      GEMA AGUNG D.
3.      FAHMI ASH SHIDIQ
4.      KARTIKA SEKAR A.
5.      RAPHAELA MEDISA



S1 ADMINISTRASI BISNIS
FAKULTAS KOMUNIKASI & BISNIS
UNIVERSITAS TELKOM
2016

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1     PENGERTIAN E-BUSINESS

E-Business adalah kegiatan transaksi , jual beli , bisnis yang dilakukan secara otomatis melalui kegiatan elektronik/internet , dan juga perusahaan dapat berhubungan langsung dengan customer-nya , rekan bisnis ataupun supplier. E-business juga bisa berupa iklan , mengajak seseorang untuk membeli produk kita . tanpa E-business , E-commerce hanyalah burung tanpa sayap. Salah satu fungsi nya adalah untuk mensupport bagian dari marketing , produksi , accounting , finance dan HRM. Lebih tepatnya perusahaan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihak-pihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan. 
E-business dapat dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok :  
           ·                Customer Relationship Management (CRM)  
Strategi bisnis dari layanan dan sofware yang didesain untuk meningkatkan keuntungan , pendapatan dan kepuasan pelanggan
·         Enterprise Resource Planning (ERP) 
Strategi bisnis dari sistem informasi perusahaan yang digunakan untuk koordinasi Sumber daya , informasi yang digunakkan untuk proses bisnis. 
·         Enterprise Application Programs (EAI) 
Strategi bisnis konsep integrasi dari proses bisnis yang memungkinkan antar perusahaan saling bertukar data.
·         Supply Chain Management (SCM)  
             Strategi Manajemen rantai suplai yang secara otomatis terkomputerisasi. 
    a.                   Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi 
    b.                   Memberikan nilai bisnis yang berbeda 
    c.                   Efisien 
    d.                  Peningkatan produktivitas dan keutungan 
 a.              Tingkatan kriminal dalam networking yang sering terjadi menyebabkan
turunnya tingkat kepercayaan masyarakat dalam berbisnis di internet. 
 b.              Dalam hal networking suatu koneksi internet sangat dominan. Jika ada kesalahan atau masalah internet maka web itu tidak dapat diakses, dan tidak menutup kemungkinan data yang telah didapat, lenyap.  
 E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-Business memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain. 

1.5     PENGERTIAN E-COMMERCE:

Electronic Commerce (E-Commerce) didefinisikan sebagai proses pembelian dan penjualan produk, jasa dan informasi yang dilakukan secara elektronik dengan memanfaatkan jaringan komputer. Salah satu jaringan yang digunakan adalah internet.       
            a.          Praktek kerja yang lebih fleksibel 
            b.                   Terhubungnya masyarakat dengan masyarakat lain 
            c.                   Kemudahan akses fasilitas publik   
           a.                   Berkurangnya interaksi antar manusia 
           b.                   Kesenjangan sosial 
           c.          Adanya sumber daya yang terbuang


BAB 2

ISI 

2.1     LATAR BELAKANG

Jasa sering dipandang sebagai suatu fenomena yang rumit. Kata jasa itu sendiri mempunya banyak arti, dari mulai pelayanan pribadi sampai jasa sebagai suatu produk. Sebenarnya banyak pakar mengemukakan mengenai apa itu jasa, seperti yang dikemukakan oleh kotler (2004) dalam Rambat Lupianto (2013) mendefinisikan bahwa “ Jasa adalah setiap tindakan dan kegiatan yang ditawarkan oleh suatu pihak ke pihak lain, pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan perpindahan kepemilikan apapun. Produksi jasa mungkin berkaitan dengan produk fisik atau tidak.”
Banyak sekali contoh dari usaha jasa itu sendiri seperti: Jasa Reparasi, Delivery, Salon, Rumah Sakit, sekolah dan juga transportasi yang pada kesempatan ini kami pilih untuk kami angkat dalam food delivery  usaha jasa yang kami jalankan.
Dengan didukung banyaknya jumlah masyarakat yang tidak sempat membeli bahkan memasak makanan karena sibuk pada kegiatannya. Maka usaha jasa mengantarkan makanan sangat dibutuhkan karena jasa ini memberi kemudahan kepada konsumennya yang memakai jasa tersebut.
F&D adalah suatu jasa pengiriman makanan yang beroperasi di Bandung khususnya lingkungan universitas Telkom sejak tahun 2016, F&D merupakan pionir penyedia jasa layanan pengiriman makanan profesional. Berusaha menawarkan faktor kecepatan, keamanan, dan kenyamanan bagi para pelanggannya. Bisa dibilang F&D pengiriman makanan yang cocok dimanfaatkan untuk mengantarkan makanan, minuman, dessert dan sebagainya. Terutama bagi yang tidak ada waktu untuk memasak dan malas berpegian keluar. Kamilah solusinya.

2.1     KELEBIHAN

Beberapa kelebihan yang dimiliki F&D diantaranya menjadi pelopor layanan pengiriman makanan online di tanah air dengan merek yang mudah diingat, mengerti benar tentang pasar lokal, dan hanya fokus di layanan pengiriman makanan. Kelebihan F&D diantaranya :
·                     Aman, karena setiap penjual dan konsumen F&D harus melakukan registrasi terlebih dahulu. Sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, semua dapat dilacak dengan mudah.
·                     Efektif serta efisien bagi konsumen maupun penjual. Dari sisi perusahaan, tidak perlu mengeluarkan biaya lebih untuk membayar pajak.
·                     Dari sisi penjual, mendapatkan bagi hasil 70% dari penghasilan kotor. Karena itulah mengapa penjual F&D dapat berpenghasilan sesuai dengan penjualan pengiriman makanan tersebut.
·                     Menciptakan lapangan pekerjaan dengan penghasilan yang menggiurkan untuk mereka yang memiliki bakat memasak.

2.2     KEKURANGAN

Adapun juga kekurangan F&D antara lain:
·                     F&D juga disinyalir memiliki sumber daya yang terbatas.
·                     Fitur tambahan yang belum lengkap.

2.3     PERBEDAAN DENGAN APLIKASI LAIN

Strategi proses adalah suatu upaya perusahaan, dalam menjalankan dan melaksanakan aktifitasnya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumennya. Konsumen bisa langsung melihat makanan yang akan dibeli, harga yang relatif murah tidak kalah pula dengan kualitas, dan pengiriman makanan kurang dari 30 menit.

2.4     PROSEDUR PENGUNAAN

Untuk mmenikmati jasa yang kami tawarkan konsumen dengan memberikan kemudahan dengan layanan online yang kami tawarkan, dan konsumen akan mendapatkan pelayanan sebagai berikut:



BAB 3

KESIMPULAN


            Strategi pemasaran yang kami gunakan agar app dari kami dapat diterima oleh masyarakat mungkin dengan mengiklankan di beberapa media gratis terlebih dahulu seperti Instagram, Facebook, dan lain sebagainya agar masyarakat mengetahui brand dari app kami, dengan masyarakat mengetahui app kita lambat laun mereka akan penasaran akan jasa yang kami sediakan dengan sudah adanya rasa penasaran dari masyarakat, masyarakat pun akan mulai menggunakan app yang kami iklankan tersebut dan jika sudah ada buyer kami akan meng­-upload beberapa testimoni dari buyer yang sudah menggunakan jasa dari app kami, karena masyarakat hanya butuh kepercayaan dari bisnis online seperti sekarang ini. Kita mengutamakan kejujujuran dan dari kejujuran itu kami dapat kepercayan dari pelanggan. Karena kepercayaan mahal harganya kami akan berusaha terus memuaskan pelanggan dengan secara rutin memperbaiki sistem dari kami dan kami akan menerima dan memilah saran yang masyarakat berikan kepada kami. Kami memang baru dalam bisnis ini tetapi kami tau rasanya mengalami penipuan, kami tidak ingin hal yang kami alami dialami oleh para pelanggan kami dengan maksud itu kami menjamin rasa aman jika anda menggunakan app yang kami sediakan. App kami ini menyediakan makanan dan minuman sehat disertai dengan adanya detail gizi dari beberapa makanan dan minuman yang kami jajakan dan kami juga menyediakan jasa antar kepada pelanggan agar dapat memaksimalkan kepuasan kepada pelanggan.






Beragam Kebudayaan Banten

Sekilas tentang Banten, awal abad ke-17 Masehi, Banten merupakan salah satu pusat perniagaan penting dalam jalur perniagaan internasional di Asia. Daerah kekuasaannya mencakup juga wilayah yang sekarang menjadi provinsi Lampung. Ketika orang Belanda tiba di Banten untuk pertama kalinya, orang Portugis telah lama masuk ke Banten. Kemudian orang Inggris mendirikan loji di Banten, baru kemudian disusul orang Belanda. Selat Sunda menjadikan Banten merupakan salah satu jalur lalu lintas laut yang strategis karena dapat dilalui kapal besar yang menghubungkan Australia dan Selandia Baru dengan kawasan Asia Tenggara. Di samping itu Banten merupakan jalur penghubung antara Jawa dan Sumatera.
Untuk kebudayaannya, di Banten sebenarnya banyak sekali terdapat kebudayaan, namun tak banyak didengar orang. Berikut ini adalah beberapa kebudayaan yang ada di Banten, seperti:

Kebudayaan Pencak Silat

           Pencak silat merupakan seni beladiri yang berakar dari budaya asli bangsa Indonesia. Disinyalir dari abad ke 7 Masehi silat sudah menyebar ke pelosok nusantara. Perkembangan dan penyebaran silat secara historis mulai tercatat ketika penyebarannya banyak dipengaruhi oleh kaum Ulama, seiring dengan penyebaran agama Islam pada abad ke15 di Nusantara. Kala itu pencak silat telah diajarkan bersama-sama dengan pelajaran agama di pesantren-pesatren dan juga surau-surau. Budaya sholat dan silat menjadi satu keterikatan erat dalam penyebaran pencak silat. Silat lalu berkembang dari sekedar ilmu beladiri dan seni tari rakyat, menjadi bagian dari pendidikan bela negara untuk menghadapi penjajah. Disamping itu juga pencak silat menjadi bagian dari latihan spiritual.

Kebudayaan Debus


    Debus merupakan kesenian bela diri dari Banten. Kesenian ini diciptakan pada abad ke-16, pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin (1532-1570). Debus, suatu kesenian yang mempertunjukan kemampuan manusia yang luar biasa, kebal senjata tajam, kebal api, minum air keras, memasukan benda kedalam kelapa utuh, menggoreng telur di kepala dan lain-lain.
    Debus dalam bahasa Arab yang berarti senjata tajam yang terbuat dari besi, mempunyai ujung yang runcing dan berbentuk sedikit bundar. Dengan alat inilah para pemain debus dilukai, dan biasanya tidak dapat ditembus walaupun debus itu dipukul berkali kali oleh orang lain. Atraksi atraksi kekebalan badan ini merupakan variasi lain yang ada dipertunjukan debus. Antara lain, menusuk perut dengan benda tajam atau tombak, mengiris tubuh dengan golok sampai terluka maupun tanpa luka, makan bara api, memasukkan jarum yang panjang ke lidah, kulit, pipi sampai tembus dan tidak terluka.
Kebudayaan Rudat Banten



    Rudat adalah kesenian tradisional khas Banten yang merupakan perpaduan unsur tari, syair shalawat, dan olah kanuragan yang berpadu dengan tabuhan terbang dan tepuk tangan. Rudat terdiri dari sejumlah musik perkusi yang dimainkan oleh setidaknya delapan orang penerbang (pemain musik) yang mengiringi tujuh hingga dua belas penari.Menurut beberapa tokoh Rudat, nama Rudat diambil dari nama alat yang dimainkan dalam kesenian ini. Alat musik tersebut berbentuk bundar yang dimainkan dengan cara dipukul. Seni Rudat mulai ada dan berkembang pada masa pemerintahan Sinuhun Kesultanan Banten II, Pangeran Surosowan Panembahan Pakalangan Gede Maulana Yusuf (1570-1580 M).Tidak banyak yang mengetahui siapa yang menciptakan kesenian ini, karena sekarang sesepuh yang mengetahui seluk-beluk Rudat sangat sedikit bahkan sebagian sudah meninggal. Naskah yag berisi sejarah Rudat dan nilai-nilai filosofis tentang rudat pun hanya dimiliki oleh satu sampai dua orang yang salah satunya merupakan anak dari mendiang pemilik naskah yang menjadi sesepuh disana.

Kebudayaan Tari Dzikir Saman Banten



    Dzikir Saman yang ada di Banten berbeda dengan Saman yang ada di Aceh, disini para pemainnya terdari dari laki-laki dengan membentuk lingkaran. Sambil berputar, sambil menyebutkan shalawat Nabi Muhammad SAW. Seni Dzikir Saman ini tidak diiringi dengan perangkat alat musik, hanya nyanyian dengan menyebut asma Allah, alok dan gerakan tubuh yang berputar-putar. Seni ini sudah ada sejak dahulu, biasanya dalam acara tertentu seperti Khol Syeh Abdul Khodir Jailani, Rasullan, dan acara keagamaan lainya.

Kebudayaan Ubrug Banten


    Istilah ubrug diambil dari bahasa Sunda yaitu saubrug-ubrug yang artinya bercampur baur. Dalam pelaksanannya, kesenian ubrug ini kegiatannya memang bercampur yaitu antara pemain/pelaku dengan nayaga yang berada dalam satu tempat atau arena. Namun ada pendapat bahwa ubrug diambil dari kata sagebrug yang artinya apa yang ada atau seadanya dicampurkan, maksudnya yaitu antara nayaga dan pemain lainnya bercampur dalam satu lokasi atau tempat pertunjukan.
    Waditra yang digunakan dalam ubrug yaitu kendang besar, kendang kecil, goong kecil, goong angkeb (dulu disebut katung angkub atau betutut), bonang, rebab, kecrek dan ketuk. Alat-alat ini dibawa oleh satu orang yang disebut tukang kanco karena alat pemikulnya bernama kanco yaitu tempat menggantungkan alat-alat tersebut.
    Busana yang dipakai yaitu: juru nandung mengenakan pakain tari lengkap dengan kipas untuk digunakan pada waktu nandung. Pelawak atau bodor pakaiannya disesuaikan dengan fungsinya sebagai pelawak yang harus membuat geli penonton. Bagi nayaga tidak ada ketentuan, hanya harus memakai pakaian yang rapi dan sopan dan pakaian pemain disesuaikan dengan peran yang dibawakannya.
Kebudayaan Tari Cokek Banten


    Cokek adalah sebuah tarian tradisional dari daerah Tangerang yang dimainkan kali pertama sekitar abad ke-19. Ketika itu, tarian ini diperkenalkan oleh Tan Sio Kek, seorang tuan tanah Tionghoa di Tangerang yang sedang merayakan pesta. Dalam perayaan pesta itu, Tan Sio Kek mengundang beberapa orang ternama yang tinggal di Tangerang. Tan Sio Kek mengundang juga tiga orang musisi yang berasal dari daratan Cina. Ketika itu, para musisi Cina hadir sambil membawa beberapa buah alat musik dari negara asalnya.
    Salah satu alat musik yang mereka bawa yakni Rebab Dua Dawai. Atas permintaan Tan Sio Kek, musisi itu kemudian memainkan alat musik yang mereka bawa dari daratan Cina. Pada saat yang bersamaan, grup musik milik Tan Sio Kek juga memainkan beberapa alat musik tradisional dari daerah Tangerang, seperti seruling, gong serta kendang.

Kebudayaan Dog-dog Lojor Banten


Kesenian dogdog lojor terdapat di masyarakat Kasepuhan Pancer Pangawinan atau kesatuan adat Banten Kidul yang tersebar di sekitar Gunung Halimun (berbatasan dengan Sukabumi, Bogor, dan Lebak). Meski kesenian ini dinamakan dogdog lojor, yaitu nama salah satu instrumen di dalamnya, tetapi di sana juga digunakan angklung karena kaitannya dengan acara ritual padi. Setahun sekali, setelah panen seluruh masyarakat mengadakan acara Serah Taun atau Seren Taun di pusat kampung adat. Pusat kampung adat sebagai tempat kediaman kokolot (sesepuh) tempatnya selalu berpindah-pindah sesuai petunjuk gaib.
Tradisi penghormatan padi pada masyarakat ini masih dilaksanakan karena mereka termasuk masyarakat yang masih memegang teguh adat lama. Secara tradisi mereka mengaku sebagai keturunan para pejabat dan prajurit keraton Pajajaran dalam baresan Pangawinan (prajurit bertombak). Masyarakat Kasepuhan ini telah menganut agama Islam dan agak terbuka akan pengaruh modernisasi, serta hal-hal hiburan kesenangan duniawi bisa dinikmatinya.

Kebudayaan Suku Baduy

Orang Kanekes atau orang Baduy adalah suatu kelompok masyarakat adat Sunda di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Sebutan "Baduy" merupakan sebutan yang diberikan oleh penduduk luar kepada kelompok masyarakat tersebut, berawal dari sebutan para peneliti Belanda yang agaknya mempersamakan mereka dengan kelompok Arab Badawi yang merupakan masyarakat yang berpindah-pindah (nomaden). Kemungkinan lain adalah karena adanya Sungai Baduy dan Gunung Baduy yang ada di bagian utara dari wilayah tersebut. Mereka sendiri lebih suka menyebut diri sebagai urang Kanekes atau "orang Kanekes" sesuai dengan nama wilayah mereka, atau sebutan yang mengacu kepada nama kampung mereka seperti Urang Cibeo.
Suku Baduy sendiri terbagi menjadi tiga kelompok yaitu tangtu, panamping, dan dangka (Permana, 2001). Kelompok tangtu adalah kelompok yang dikenal sebagai Baduy Dalam. Yaitu kelompok Baduy yang paling ketat mengikuti adat mereka. Terdapat tiga kampung pada kelompok Baduy dalam yaitu: Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik. Ciri khas orang Baduy Dalam adalah mereka mengenakan pakaian yang berwarna putih alami dan biru tua serta mengenakan ikat kepala putih. Kelompok yang kedua adalah Baduy Luar atau dikenal sebagai kelompok masyarakat panamping. Yang berciri mengenakan pakaian dan ikat kepala berwarna hitam. Dan tersebar mengelilingi wilayah Baduy Dalam seperti Cikadu, Kaduketuk, Kadukolot, Gajeboh, Cisagu, dan lain sebagainya. Lain halnya kelompok ketiga disebut dengan Baduy Dangka, mereka tinggal di luar wilayah Kanekes tidak seperti Baduy Dalam dan Luar. dan saat ini hanya 2 kampung yang tersisa yaitu Padawaras (Cibengkung) dan Sirahdayeuh (Cihandam).

Kebudayaan Rumah Adat Baduy



Rumah adatnya adalah rumah panggung yang beratapkan daun atap dan lantainya dibuat dari pelupuh yaitu bambu yang dibelah-belah. Sedangkan dindingnya terbuat dari bilik (gedek). Untuk penyangga rumah panggung adalah batu yang sudah dibuat sedemikian rupa berbentuk balok yang ujungnya makin mengecil seperti batu yang digunakan untuk alas menumbuk beras. Rumah adat ini masih banyak ditemukan di daerah yang dihuni oleh orangKanekes atau disebut juga orang Baduy.

Kebudayaan Golok Banten


Golok adalah pisau besar dan berat yang digunakan sebagai alat berkebun sekaligus senjata yang jamak ditemui di Asia Tenggara. Hingga saat ini kita juga bisa melihat golok digunakan sebagai senjata dalam silat.

Ukuran, berat, dan bentuknya bervariasi tergantung dari pandai besi yang membuatnya. Golok memiliki bentuk yang hampir serupa dengan machete tetapi golok cenderung lebih pendek dan lebih berat, dan sering digunakan untuk memotong semak dan dahan pohon. Golok biasanya dibuat dari besi baja karbon yang lebih lunak daripada pisau besar lainnya di dunia. Ini membuatnya mudah untuk diasah tetapi membutuhkan pengasahan yang lebih sering.